Penuh Semangat dan Keceriaan, Latihan Tari Warnai Persiapan Sedekah Bumi
Mintobasuki-Gabus.Desa.id – Semangat pelestarian budaya tampak jelas dari kegiatan latihan tari yang dilakukan anak-anak dan remaja sebagai persiapan tampil dalam acara sedekah bumi desa. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 14 April 2026, dan diikuti oleh sekitar 30 peserta, mulai dari usia TK hingga SMP, yang dengan antusias mengikuti setiap gerakan yang diajarkan.
Dalam persiapan pentas tahun ini, para peserta akan menampilkan beragam tarian, di antaranya tari Bermain, tari Kencana Wingka, tari Rampak, tari Kepyar, tari Soyong, tari Gugur Gunung, hingga tari Pustaka Saraswati. Masing-masing tarian memiliki makna dan filosofi yang berbeda, mulai dari keceriaan anak-anak saat bermain, semangat gotong royong, keluwesan dan keanggunan wanita, hingga semangat emansipasi serta pentingnya ilmu pengetahuan.
Latihan tari ini dibimbing oleh pelatih muda, Alif Via Safitri, yang saat ini masih duduk di bangku kelas 11 SMK. Meski masih muda, ia mampu mengarahkan peserta dengan baik sehingga latihan berjalan lancar.
Persiapan pentas telah dilakukan kurang lebih selama satu bulan tanpa kendala berarti. Hal ini menunjukkan kekompakan serta semangat tinggi dari para peserta.
Koordinator pentas, Sukarlin, yang juga memfasilitasi tempat latihan, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat anak-anak.
“Alhamdulillah anak-anak sangat antusias. Kami hanya memfasilitasi tempat, tapi semangat mereka luar biasa. Harapannya, mereka bisa tampil maksimal dan semakin mencintai seni budaya desa,” ungkap Sukarlin.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan sedekah bumi, tetapi juga menjadi wadah untuk menyalurkan hobi anak-anak sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya Indonesia sejak dini.
Dukungan penuh juga datang dari orang tua dan pemerintah desa. Antusiasme peserta menjadi bukti bahwa kegiatan positif seperti ini sangat diminati dan layak untuk terus dikembangkan.
Dengan adanya latihan tari ini, diharapkan generasi muda desa tidak hanya aktif berkarya, tetapi juga turut menjaga dan melestarikan budaya bangsa.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin