Terulang Lagi: Pencuri Sasar Rumah Warga, Uang Jadi Target Utama
Mintobasuki-Gabus.Desa.id – Aksi pencurian kembali terjadi di Desa Mintobasuki. Kali ini menimpa Ibu Partini, warga RT 05 RW 01, pada Minggu dini hari (12/4/2026), diperkirakan selepas pukul 01.00 WIB. Kerugian yang dialami korban ditaksir sekitar Rp500 ribu, seluruhnya berupa uang tunai.
Peristiwa bermula pada Sabtu malam. Ibu Partini berencana menghadiri pengajian di rumah tetangga yang sedang memiliki hajat. Namun, hujan lebat membuat rencana tersebut batal. Ia pun tertidur di rumah bersama anak keduanya, Junita. Sejak suaminya meninggal dunia, Ibu Partini tinggal berdua dengan anaknya.
Kejadian baru diketahui saat pagi hari usai salat Subuh. Ketika hendak tadarus di ruang tamu, Ibu Partini mendapati jendela rumah sudah dalam kondisi terbuka. Kecurigaan semakin kuat saat ia melihat bekas jejak kaki kotor di lantai.
“Saya kaget sekali, habis subuh mau tadarus kok jendela sudah terbuka. Pas saya lihat lantai ada bekas kaki, langsung saya cek tas, ternyata uang sudah tidak ada semua,” ujar Ibu Partini.
Ia kemudian memeriksa tas dan dompet yang berada di sekitar ruang tamu. Uang hasil jualan beserta uang receh dinyatakan hilang. Bahkan, amplop yang rencananya akan digunakan untuk menyumbang acara hajatan turut disobek dan isinya dibawa kabur.
Ibu Partini segera membangunkan Junita. Setelah diperiksa, uang di dalam dompet milik Junita juga ikut raib. Menariknya, sebuah laptop yang berada di atas meja tamu tidak diambil oleh pelaku.
“Yang bikin heran, laptop tidak diambil. Sepertinya memang hanya mengincar uang tunai,” tambahnya.
Sekitar pukul 06.00 WIB, kejadian ini dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan langsung diteruskan ke grup pengurus RT/RW. Atas arahan pemerintah desa, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
“Begitu mendapat laporan, kami langsung koordinasi dan mengarahkan agar segera dilaporkan ke Polsek,” ujar Ketua RT.
Pada pukul 09.00 WIB, laporan resmi disampaikan ke Polsek dengan didampingi Ketua RT dan perangkat desa. Sekitar pukul 11.00 WIB, petugas kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari warga sekitar.
Pihak kepolisian saat ini masih terus mendalami kasus tersebut. Serangkaian aksi pencurian yang terjadi belakangan ini membuat warga semakin resah. Pemerintah desa pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hingga dini hari, dengan memastikan pintu dan jendela rumah dalam kondisi aman sebelum beristirahat.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin