APEMM Adakan Posyandu Domba

Pengurus APEMM melakukan penimbangan domba

MINTOBASUKI, GABUS (29/10) – Sabtu (26/10) telah dilaksanakan kegiatan Posyandu Domba yang diselenggarakan oleh Asosiasi Peternak Modern Mintobasuki (APEMM). Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 14.00 WIB. Para pengurus APEMM mengunjungi tiap kandang dari masing-masing anggota APEMM untuk melakukan penimbangan domba. Penimbangan tersebut bertujuan untuk mengetahui berat badan dari domba yang sudah dipelihara.

APEMM sendiri merupakan sebuah komunitas baru yang dibentuk oleh Kepala Desa setelah adanya pelatihan ternak kambing dengan pola pakan fermentasi. Anggota APEMM berasal dari masyarakat setempat yang telah mengikuti pelatihan ternak kambing dengan pakan pola fermentasi. Berjalan hingga satu bulan ini, jumlah anggota APEMM yang telah memelihara domba sebanyak 8 anggota.

Tuk tahapan APEMM sendiri telah melakukan pengadaan bibit domba yang sudah dipelihara sampai satu bulan. Setiap satu bulan sekali akan dilakukan penimbangan domba dari tiap anggota. “Jadi, kelompok melakukan pengadaan domba secara ditimbang kemudian dipelihara, ini sudah satu bulan ditimbang lagi apakah bobotnya itu naik atau turun,” ungkap Jasir selaku ketua APEMM.

Tujuan penimbangan domba sendiri adalah untuk mengetahui kondisi bobot domba setelah diternak selama satu bulan dengan pemberian pakan pola fermentasi. Dari hasil penimbangan, ada domba yang mengalami penurunan dan ada pula yang mengalami kenaikan maupun dengan bobot yang tetap. Tuk penurunan bobot domba sendiri dapat diakibatkan oleh beberapa faktor, diantaranya adalah dalam perjalanan pengiriman domba akan mengalami stress perjalanan juga stress pada saat adaptasi dengan lingkungan dan juga makanannya. “Karena dombanya dari Probolinggo Jawa Timur sudah pasti dia akan mengalami stres selama perjalanan, dan tentunya bobotnya pun akan menurun,” Tambah Jasir.

Harapan dari kegiatan penimbangan tersebut nantinya akan diketahui jumlah bobot domba apakah mengalami penurunan atau kenaikan. Karena APEMM merupakan sebuah komunitas baru, nantinya dapat diadakan evaluasi dari kegiatan penimbangan domba tersebut. Setelah diternak selama tiga bulan, para anggota APEMM baru bisa memanen dari hasil domba tersebut.

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan